Mesin Manusia

Garis besar

Dalam latihan ini para peserta harus membentuk tim dan membangun sebuah mesin manusia.

 

Tujuan

  1. Menghidupkan suasana setelah istirahat makan siang.
  2. Membangun kerjasama tim.

 

Waktu yang dibutuhkan

10-15 menit

 

Jumlah peserta

Tidak dibatasi, tapi dibagi menjadi beberapa tim. Idealnya, masing-masing tim terdiri dari 8-12 peserta.

 

Materi yang dibutuhkan

Tidak ada.

 

Prosedur

  1. Bagi peserta menjadi beberapa tim.
  2. Berikan waktu 5 menit kepada tim untuk merancang sebuah mesin manusia dimana seluruh anggota tim adalah komponen mesin tersebut semua komponen manusia saling berhubungan satu sama lain dalam gerakan, satu aksi menimbulkan aksi yang lain.
  3. Pada saat waktu perencanaan habis, masing-masing tim harus mendemonstrasikan ‘mesin manusia’-nya.
  4. Seluruh tim harus memilih rancangan yang terbaik.

 

Poin diskusi

  1. Apakah setiap orang merasa nyaman dengan latihan ini?
  2. Apakah makan siang setiap orang telah mengendap?

 

Variasi

  1. Setelah masing-masing tim mendemonstrasikan rancangannya, semua ‘mesin manusia’ dapat bergabung bersama-sama.
  2. Perancangan dapat dilakukan secara tertulis.
  3. Fasilitator boleh menyiapkan potongan-potongan kertas berisi nama mesin yangharus dibuat oleh tim. Mesin ini bisa meliputi mesin pembuat sosis, jam dinding besar, mesin pemadam kebakaran, sepeda, kalkulator, kapal uap beroda, mesin ketik, mesin pembuat kopi, pengaduk semen, dan lain-lain.
Advertisements

Subhanallah! Ajaibnya Angka-Angka

melanjutkan bahasan kemarin tentang menjadi jenius tanpa guru, kartini pengen berbagi tentang keajaiban angka. simak baik-baik ya… semoga bermanfaat buat kita semua.. dan semakin semangat untuk mengkaji ilmu Allah. amin..

Subhanallah! Begitu banyak keindahan dan keajaiban pada segala hal yang Allah ciptakan. Tidak hanya pada hewan, tumbuhan, atau manusia. Tetapi juga dalam angka-angka. Iya betul!

Keajaiban angka. Setetes dari keagungan ilmu Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Tahukah kita bahwa bilangan 123456789 kalau dikalikan dengan angka 9 atau kelipatannya maka hasilnya adalah bilangan yang terdiri  atas angka yang sama?

Perhatikan!!! Kalau tidak yakin dengan hasilnya boleh dihitung ulang.

1 x 9 x 123456789 = 111111111

2 x 9 x 123456789 = 222222222

3 x 9 x 123456789 = 333333333

4 x 9 x 123456789 = 444444444

5 x 9 x 123456789 = 555555555

6 x 9 x 123456789 = 666666666

7 x 9 x 123456789 = 777777777

8 x 9 x 123456789 = 888888888

9 x 9 x 123456789 = 999999999

Lihatlah ini!

1 x 9 + 2 = 11

12 x 9 + 3 = 111

123 x 9 + 4 = 1111

1234 x 9 + 5 = 11111

12345 x 9 +6 = 111111

123456 x 9 +7 =1 111111

1234567  x 9 +8 = 11 111111

12345678  x 9 + 9= 111 111111

12345678 9 x 9 + 10 = 1111 111111

Kalau tidak dikalikan dengan 9 melainkan 8, hasilnya seperti ini:

1 x 8 + 1 = 9

12 x 8 + 2 = 98

123 x 8 + 3 = 987

1234 x 8 + 4 = 9876

12345 x 8 +5 = 98765

123456 x 8 +6 = 987654

1234567 x 8 +7 = 9876543

12345678  x 8 +8 = 98765432

123456789  x 8 + 9 = 987654321

Yang ini memperlihatkan ajaibnya angka 1!

1 x 1 = 1

11 x1 1 =121

111 x 11 1 =12321

1111 x 111 1 =123432 1

11111 x 1111 1 =123454321

111111 x 11111 1 =12345654321

1111111  x 111111 1 =1234567654321

11111111  x 1111111 1 =123456787654321

111111111  x  11111111 1 = 12345678987654321

Nach, Angka 91 kalau dikalikan dengan angka 1-9, maka hasilnya angka ratusan dan satuan naik setiap kali, sebaliknya angka puluhan turun setiap kali.

1 x 91 = 091

2 x 91 = 182

3 x 91 = 273

4 x 91 = 364

5 x 91 = 455

6 x 91 = 546

7 x 91 = 637

8 x 91 = 728

9 x 91 = 819

Nach, sekarang dalam bilangan 37. Bila 37 kita kalikan dengan 3 dan kelipatannya maka lihatlah hasilnya:

3 x 37 = 111

6 x 37 = 222

9 x 37 = 333

12 x 37 = 444

15 x 37 = 555

18 x 37 = 666

21 x 37 = 777

24 x 37 = 888

27 x 37 = 999

And the end,

0 x 9 + 8 = 8

9 x 9 + 7 = 88

98 x 9 +6 = 888

987 x 9 + 5 = 8888

9876 x 9 + 4 = 88888

98765 x 9 + 3 = 888888

987654 x 9 + 2 = 8888888

9876543 x 9 + 1 = 88888888

98765432 x 9 + 0 = 888888888

987654321 x 9 – 1 = 8888888888

9876543210 x 9 – 2 = 88888888888

Subhanallah, ajaibkan?

Semua ilmu di atas dikutip dari majalah AQ no.2 edisi september 2011

Menjadi genius tanpa guru

Siapa bilang matematika itu susah. Siapa bilang jadi genius itu susah dan mahal. orang bilang  bahasa itu ilmunya pengetahuan. jadi belajar bahasa itu wajib. Kalau matematika banyak orang yang bilang matematika itu susah. sebenarnya kalau dilogika matematika itu lebih mudah dibanding pelajaran yang lain. ya, meskipun tidak suka matematika bagaimanapun juga dalam kehidupan sehari-hari kita tidak pernah lepas dari matematika.  Jadi mau ndak mau kita harus menguasai matematika, nach ada sebuah buku bagus yang sebagian isinya akan saya kutip di sini. simak dengan teliti ya urainnya, harap sebelumnya dah paham, operasi dasar metematika yakni ( +, -, x, dan : )… met belajar…

  Perkalian istimewa bilangan
1. perkalian dengan angka kembar
a. Dengan angka 11
contoh :
13 X 11 = . . . ?
langkah-langkahnya:
Renggangkan angka 13 menjadi 1 . . . 3
Isi tengahnya dengan penjumlahan angka 13 ( 1 + 3 = 4)
Hasilnya 145
So, 13 X 11 = 145
Nach kalau masih bingung akan diberi sebuah contoh lagi, berapa hasil kali bilangan di bawah
24 X 11 = . . . ?
langkah-langkahnya:
Renggangkan angka 24 menjadi 2 . . .4
Isi tengahnya dengan penjumlahan angka 24 ( 2 + 4 = 6)
Hasilnya 264
So, 24 X 11 = 264
Sekarang bagaimana kalau bilangan yang dikalikan dengan angka 11 merupakan bilangan ratuhan atau bahkan ribuan. Sebenarnya caranya hampir sama. Coba perhatikan contoh di bawah ini
123 X 11 = . . . ?
langkah-langkahnya:
Tulis kembali angka yang paling depan dan paling belakang yakni 1 & 3, lalu renggangkan angka 1dan 3 menjadi 1 . . . 3
Isi tengahnya dengan penjumlahan angka 12 ( 1 +2 = 3) dan 23 ( 2 + 3 = 5)
Hasilnya 1353
So, 123 X 11 = 1353
2345 X 11 = . . . ?
langkah-langkahnya:
Tulis kembali angka yang paling depan dan paling belakang yakni 2 & 5, lalu renggangkan angka 2 dan 5 menjadi 2 . . .5
Isi tengahnya dengan penjumlahan angka 23 ( 2 + 3 = 5), 34 ( 3 +4 = 7) dan 45 ( 4+ 5 = 9)
Hasilnya 25795
So, 2345 X 11 = 25795
Eits ada yang lupa. Jika temen2 ada yang menjumpai angka yang dijumlahkan hasilnya 10 atau lebih, bilangan yang dituliskan cukup yang dibelakang. Sedangkan bilangan yang di depan dijumlahkan dengan angka pertama. Kalau masih bingung, perhatikan contoh di bawah ini:
56 X 11= 616
68 X 11 = 748
79 X 11 = 869
Sebenarnya masih banyak lagi perkalian istimewa bilangan lain, insya Allah akan dibahas di kesempatan yang lain. Kalau temen2 penasaran, kartini dapetin ilmu ini dari buku pintar matematika SD wahyu media. Semoga bermanfaat

Muhasabah

kami tak tahu itu rahmat atau musibah, kami hanya berprasangka baik kepada Allah SWT meskipun terkadang berat tapi kami yakin kami mampu, meskipun harus jatuh bangun, tapi kami yakin bahwa Allah tidak pernah berbuat dzalim.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kamu. Dan boleh jadi kamu mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kamu. Allah Maha mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” (al-Baqarah: 216)

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri..” (al-Hadiid: 22-23)

ampuni kami Rabb jikalau kami sering mendurhakaiMu, ampuni kami jikalau selama ini belum mampu mensyukuri ni’matMu. Rabb, anugrahkanlah pada kami, HATI yang tak pernah membenci, SENTUHAN yang tak pernah menyakiti, JIWA yang tak pernah gelisah, TANGAN yang tak pernah henti berbagi, SENYUM yang tak pernah pudar, KASIH SAYANG yang tak pernah pamrih, CINTA TULUS yang tak pernah berakhir 🙂


Terimakasihku

Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin, terima kasih ya Allah atas anugrah keluarga, guru dan sahabat yang telah Engkau berikan kepada kartini. Tak tahu Rabb, apa jadinya kartini tanpa mereka. Utuhkan kebersamaan kami Rabb mulia di dunia juga mulia di akhirat kelak. Kartini berharap Rabb, sebelum pulang  kartini bisa membalas budi baik mereka & bisa menauladani kebaikan mereka.

Pa’, ma’, kak, dek, lek,uti,  umi, abi, indri,  risma, ayu, ratih, dwi, tika, hening, rianti, silfi, lina dan semua keluarga di pati dan pacitan serta semua temen2 ikhwah makasih banyak  atas semua doa, finansial, tenaga dan perhatian yang telah diberikan buat kartini selama ini. Alhamdulillah kartini dah bisa aktifitas normal kembali. jazakumullah khairan katsir untuk semuanya. Semoga apa yang kalian berikan ke kartini dibalas Allah dengan balasan yang lebih baik.

Belajar iqro’ 1

Kami mencoba membuat metode persamaan kata yang harapannya bisa mempermudah pemula dalam belajar huruf hijaiyah. maaf jikalau susunan kata yang kami buat belum mudah dihafal, karena terkejar deadline…

Cara pemakaiannya adalah: kata yang dicetak miring adalah huruf hijaiyahnya.. nach ketika temen2 benar mengucapkan kata tersebut (red: sesuai dengan nada) itulah makhroj dari huruf hijaiyah tsb..

Metode ini biasanya diterapkan untuk ibuk2/ anak2 kecil. dengan metode ini harapannya mereka mudah menghafal huruf hijaiyah tsb. Dikarenakan, ketika dikenalkan dengan  metode makhorijul huruf akan membuat mereka semakin bingung. Berikut kata-katanya:

Aku Baca Tata Tsaji jajanan yang halal

Sang kholik  Adalah Dzat Yang Merajai Zaman

Saya Bersyukur bisa sholat, semoga Allah meridhoi langkah saya

Tobat Secara Dzohir tidak sama dengan hal yang ghoib

Fakir Miskin sangat suka diberi  kolak, mereka makan dengan lahap menikmati makanan tadi, walaupun hanya sisa dari saya

Semoga bermanfaat… saran dan masukan dari temen2 kami tunggu.. jazakumullah khairan kasir

Dzulhijjah

Dzulhijjah…

Sungguh utamanya engkau

Sampai2, Allah bersumpah dengan menggunakan sepuluh hari pertama di bulanmu

 

Dzulhijjah..

Sungguh utamanya engkau

Sampai2, Tidak ada hari dimana amal shalih lebih dicintai oleh Allah disepuluh hari pertamamu

 

Dzulhijjah..

Sungguh utamanya engkau

Sampai2, Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka di hari Arofahmu

 

Dzulhijjah..

Sepuluh hari di awal bulanmu sungguh sangat berharga

tapi sayang tak banyak orang yang tahu tentang semua itu.

 

Dzulhijjah..

Semoga Allah mengizinkanku untuk tidak menyia-nyiakanmu.

Anakku Sekolah Buat Siapa?

Anakku  Sekolah Buat Siapa?

Kala tak kuasa berucap

Kau ajak ku bercakap

Kala ku mahir berkata

Kau buat ku terbata

Kala tak kuasa berdiri

Kau latih ku mandiri

Kala ku bisa sendiri

Kau buat ku mati suri

Mendengar celotehku

Emosimu bergolak panas

Tak mendengar suaraku

Hatimu tergolek cemas

Melihat tingkah polahku

Emosimu bergolak panas

Melihatku diam membatu

Hatimu tergolek cemas

Puisi yang dikutip dari buku: “Saatnya melatih anakku berpikir” mengingatkanku akan banyak hal.

Pagi tadi selesai sarapan, kami bercakap ringan membahas agenda liburan idul adha. Kartini pun mencoba memberi tawaran ketemen2 untuk pergi ke jogja, beberapa temen kos sepakat untuk pergi ke jogja. Kami pun mencoba mengatur jadwal dan persiapan setelah semua sepakat ternyata kami tidak sepemikiran, temen2 mengira kami ke jogja hanya sehari, berangkat pagi dan sorenya pulang. Karena sudah siang akhirnya perbincangannya pun diakhiri. Kartini nak naek ke atas kembali ke kamar tapi mba inuk memanggil kartini karena mau bertanya sesuatu, sembari berbincang kartini melihat sebuah buku di kamar beliau yang cukup menarik mata kartini (red: warna sampul bukunya hijau, sehingga menarik perhatian kartini). Tak tahu kenapa, rasa penasaran kartinipun semakin tinggi setelah membaca sekilas judulnya. “Saatnya melatih anakku berpikir” begitulah judulnya, karena waktu yang kartini miliki Cuma 15 menit kartini pun memilih bagian yang paling menarik dari buku tersebut.

Astaghfirullah, kartini pun menemukan sebuah puisi yang membuat kartini merinding, mengingat semua kenangan bersama keluarga di rumah dan orang tua siswa yang mengadu dan berkeluh kesah ketika anaknya tidak mau belajar, teringat harapan dari mereka agar  anaknya bisa masuk ke sekolah favorit meskipun harus belajar 14 jam perhari, ikut les sana-sini bahkan terkadang anaknya sendiri sudah capek buat belajar.

Otoriter orang tua untuk menyekolahkan anaknya, begitulah kesimpulan bab yang kartini baca. Kartinipun dulu pernah merasakan otoriter tersebut, tapi kartini sekarang sadar bahwa apa yang mereka lakukan adalah yang terbaik buat kartini.

Astaghfirullahal’adzim, “Ya Allah, Ampunilah dosa hamba, ibu bapak hamba dan kasihanilah mereka berdua, sebagaimana mereka berdua telah mendidik hamba waktu kecil.”

Orangtua pati selalu berharap yang terbaik buat anaknya. Sami’na wa ‘atha’na, begitulah yang harus kita lakukan terhadap perintahnya asalkan mereka tidak menyuruh kita untuk menyekutukan Allah. Karena ridho Allah tergantung pada ridho mereka.

And the last…

Sekolah itu perlu, bukan Harus

Sekolah itu Memberi bukan meminta

Sekolah itu awalan bukan hasil akhir

Sekolah itu pembelajaran

Pembelajaran untuk berpikir

Karena berpikir akan membuatnya…

Memahami bagaimana memaknai kedewasaan.

Back to statistics

Sore ini sembari menyelesaikan tugas essay dari pak hamzah kemarin sabtu, kartini pun maen2 ke blog temen2..

Setelah sekian lama tak silaturrahim, banyak hal baru yang kartini dapatkan.. Subhanallah, Kartini salut dengan hasil karya temen-temen.. blognya kreatif-kreatif apalagi isi blognya…

Subhanallah tulisannya sungguh sangat berbobot, jadi teringat sebuah tulisan, kalau ndak salah bunyinya: Allah akan memberikan pertolongan kepada seorang penulis yang tulisannya bisa menjadi penyejuk hati pembaca.

Ya Allah semoga kartini bisa menjadi bagian dari hambaMu yang mendapat pertolongan. amin

Maen ke blog, rencana awal cuma buat refresh dan nyari ide, gambaran tentang manfaat statistika di dunia industri, khususnya di bidang: PPIC, estimate dan marketing risset..

Ya Allah, padahal baru 8 bulan tidak berkutat dengan statistika tapi serasa lama sekali tak berhubungan..

Alhamdulillah, mengingat kembali dunia statistika mengingat kembali semua kenangan di jogja dan kampus tercinta, bahagianya..

Back to statistics:

Semester awal kuliah di statistika, kami dikenalkan dengan ilmu peluang.  Peluang  disebut juga probabilitas yang berarti ilmu kemungkinan.

Hidup ini penuh ketidak pastian, terjadi ataupun tidak terjadi, sukses ataupun gagal, sedih ataupun senang, mudah ataupun susah,  semua itu  merupakan pasangan  yang tidak akan pernah bisa kita pisahkan dalam kehidupan ini, karena memang sudah sunnatullah.

Ibarat koin, ada haid dan tail.  Kalau kita lempar koin tersebut peluang untuk muncul haid dan tail pastinya akan sama, ketika koin itu seimbang.  Begitupun hidup ini, peluang munculnya pasangan2 fenomena dalam hidup ini akan sama ketika hidup ini seimbang.

Ketika yang muncul merupakan kejadian yang tidak kita inginkan, maka tetaplah berfikir positive dan bersabarlah agar kita bisa mengambil hikmah.

Namun, ketika yang muncul merupakan kejadian yang kita harapkan, bersyukurlah dan jangan bangga diri agar Allah mau menambah ni’matNya kembali.  yakinlah Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan daripada yang kita inginkan..

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri..” (al-Hadiid: 22-23)

Apa yang memang menjadi jatah kita di dunia, entah itu rizki, jodoh, jabatan atau kedudukan, pasti akan Allah sampaikan. Tetapi apa yang memang bukan milik kita, ia tidak akan bisa kita miliki. Meski ia nyaris menghampiri kita, meski kita mati-matian mengusahakannya.

Teringat sebuah ayat:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kamu. Dan boleh jadi kamu mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kamu. Allah Maha mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” (al-Baqarah: 216)

So, do the best and keep Husnudzon billah….

Bekal Dakwah Akhwat

Tema yang cukup berat dan pastinya sudah familiar terdengar ditelinga, semoga bisa menjadi renungan buat saya dan buat temen2 setelah sekian lama kita mencoba berjalan di jalan dakwah ini,  jalan yang panjang, penuh onak dan duri, tapi yakinlah bahwa kita tak pernah sendiri karena Allah akan selalu bersama kita dalam jalan dakwah ini”  ucap mba’ ambar ketika memulai kultum.. kultum kali ini adalah bedah buku “ Bekal Dakwah Akhwat”. Banyak hal yang disampaikan di buku ini lanjut beliau, tapi kali ini beliau hanya membahas tentang “Rintangan2 di jalan dakwah”.

Beliau memaparkan 3 hal yang biasanya menjadi rintangan di jalan dakwah kita antralain:

  1. orang-orang disekitar kita
  2. kehidupan modern
  3. kecenderungan jiwa

 

Ada sebuah cerita yang beliau bagikan di sini, beliau teringat ketika masa sekolah dulu, beliau saat itu sekolah di sebuah yayasan Kristen, hal terberat ketika beliau menerima hidayah awal menjadi seorang muslimah, banyak ujian dan rintangan yang beliau terima. Beliau berangkat dari rumah dengan menggunakan busana muslim rapi sesampai disekolah beliau pun berubah (red: melepas jilbabnya). Pun, ketika pertama menggunakan kaos kaki beliau ditegur pamannya dibilang kedinginan ya?”, beliau hanya membalas dengan senyum manis…berat memang tapi apalah daya beliau harus tetap bertahan dengan semua ujian ini..hal itu terus berlangsung sampai akhirnya beliau bisa istiqomah hingga sekarang.

kartini teringat sebuah ayat,

أحسب الناس أن يتركوا أن يقولوا آمنا وهم لا يفتنون ؟ (العنكبوت: 2)

“Apakah manusia mengira mereka akan dibiarkan begitu saja dengan mengatakan, “kami beriman”, sedangkan mereka tidak diuji ?”

Ya Allah, dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hati ini pada agamaMu

« Older entries